RSS

Mentari Menjemput Senja

21 Aug

menatap senja

Hati ini merasa galau, semakin galau tak kala detik demi detik jiwa ini kian mendekati ajal…

Tuhan andaikan waktu bisa berputar kembali,, akan ku isi hari-hariku dengan kecintaan ku padaMu…

Tuhan, lihatlah kegalauan dan kebimbangan hatiku… peluk dan sayangilah aku Tuhan…

Engkau bertahta dan berkuasa atas jiwa-jiwa di muka bumi ini…

Lindungi dan sayangi aku Tuhan,..

Kala aku diberi waktu dan kesempatan panjang dahulu, aku telah melampaui batas…

Kini senja telah memerah, dan aku belum siap menemui Mu

Tuhan, Engkau diceritakan bag keindahan yang tiada tara dan kelembutan yang tiada batas…

Engkau pula di kisahkan memiliki azab yang pedih… Padahal hanya orang yang Engkau kehendaki yang terpilih untuk di ampuni…

Lantas yang seperti apa? Seperti aku yang telah sekian lama bergumul dengan dosa…

Ataukah dia, dia dan dia yang lupa terhadap Engkau…

Tuhan senja semakin merapat, kini aku benar-benar memohon petunjukmu…

Selamat tinggal bumi ku sayang

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2011 in PUISI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: